Bekerja sebagai "pelayan" adalah salah satu pekerjaan yang membutuhkan super kesabaran dan ekstra mental yang semestinya. Bekerja sebagai pustakawan sama hal nya dengan melayani pemustaka dengan berbagai macam kebutuhan mereka tanpa kita sadari selalu membuat pustakawan belajar tanpa henti.
Ada banyak acara yang dilaksanakan untuk mengetahui seberapa tinggi kepuasan pemustaka pada perpustakaan, seperti hal nya di tempat saya bekerja yang rutin dilakukan adalah sarasehan. Acara tersebut dilaksanakan untuk mengetahui dan mengukur seberapa tinggi kepuasan pelayanan yang diberikan kepada stake holder, di perpustakaan sangat penting mengetahui hal tersebut untuk menunjang saran dan kritik dari pemustaka karena memang terlalu subyektif jika melihat standar kepuasan itu pada tiap pemustaka, pastinya akan berbeda-beda.
Kepuasan pemustaka sebagai tolok ukur keberhasilan perpustakaan dalam memberikan layanan, ada beberapa unsur karakteristik pelayanan berdasarkan kebutuhan salah satunya adalah efisien dan ketetapan waktu. Hal tersebut sangat berkaitan karena pemustaka menginginkan pelayanan yang tidak berbelit-belit dan mudah untuk dimanfaatkan fasilitas perpustakaannya tersebut.
Layanan pemustaka dapat diartikan bahwa semua kegiatan yang diberikan kepada pemustaka yang berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengan pemanfaatan koleksi perpustakaan.
Layanan yang berkualitas diberikan dengan cara sifat yang baik-baik seperti halnya jujur, ramah, santun, humanis, sensitif, simpatik, empati, tanggung jawab, dan percaya diri. Melakukan pelayanan kepada pemustaka dengan tulus akan membuahkan hasil bahwa pemustaka benar-benar memberikan poin kepuasan yang tinggi.
Selamat "melayani" pemustaka para pustakawan-pustakawan sejati...!!